Tag Archives: Liga Inggris

https://hementeslimat.com

Maresca Girang Chelsea Sapu Bersih Derbi London Lawan Tottenham

Chelsea sukses meraih kemenangan penting dalam lanjutan Liga Inggris usai menaklukkan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge melalui gol tunggal Enzo Fernandez. Pelatih Enzo Maresca menyebut kemenangan ini sangat berarti, baik dari segi hasil maupun performa tim secara keseluruhan. Maresca mengungkapkan rasa puasnya terhadap gaya permainan yang diperagakan anak asuhnya sepanjang laga, yang menurutnya berjalan sesuai dengan rencana. Pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa sejak menit awal, timnya sudah berupaya untuk menguasai permainan dan meraih kemenangan lewat pendekatan taktik yang diinginkan. Kemenangan ini menambah daftar sukses Maresca dalam derbi London menghadapi Tottenham. Sebelumnya, Chelsea juga memetik kemenangan dramatis 4-3 atas tim asuhan Ange Postecoglou dalam pertemuan pertama musim ini pada 8 Desember 2024 di kandang Spurs. Menurut Maresca, performa tim yang diperkuat Cole Palmer dan rekan-rekannya sangat memuaskan, mengingat mereka mampu mengontrol pertandingan serta menciptakan banyak peluang dari awal hingga akhir laga. Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, The Blues berhasil menyalip Manchester City dan naik ke posisi keempat klasemen sementara. Chelsea kini mengoleksi total 52 poin, unggul satu angka atas The Sky Blues yang harus puas di posisi kelima. Maresca pun menyambut hasil ini sebagai bukti kemajuan timnya dalam menjalani musim yang kompetitif.

Anthony Elanga Bersinar, Nottingham Forest Makin Dekat ke Liga Champions

Anthony Elanga menegaskan ambisinya untuk terus berkembang setelah menjadi pahlawan kemenangan Nottingham Forest atas Manchester United dengan skor tipis 1-0 di City Ground, Rabu WIB. Gol tunggalnya membawa Forest naik ke peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 57 poin, unggul delapan angka dari Chelsea di posisi keempat dan sembilan poin dari Manchester City di peringkat kelima. Dengan hasil ini, Forest semakin berpeluang besar meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

Musim ini, Elanga menjadi sosok kunci dalam skuat asuhan Nuno Espirito Santo. Sejak bergabung, ia telah mencetak enam gol dan memberikan delapan assist dalam 30 pertandingan liga, dengan 24 di antaranya sebagai starter. Statistik ini telah melampaui pencapaiannya musim lalu, di mana ia hanya mengoleksi lima gol dan sembilan assist dalam 36 laga. Pemain berusia 22 tahun asal Swedia itu mengaku terus berlatih untuk meningkatkan kemampuannya, terutama dalam penyelesaian akhir menggunakan kedua kakinya.

Saat membahas golnya ke gawang mantan timnya, Elanga menyoroti pentingnya memanfaatkan ruang secepat mungkin. Ia percaya dirinya adalah salah satu pemain tercepat di Liga Inggris dan selalu berusaha mencapai gawang lawan dengan cara yang paling efektif. Kecepatan serta pergerakannya mendapat pujian dari rekan setimnya, Ryan Yates, yang menyebut Elanga sebagai pemain impian bagi seorang gelandang. Dengan performanya yang semakin matang, Elanga bertekad untuk terus berkembang dan membawa Nottingham Forest tampil di kompetisi Eropa.

Liverpool Bidik Cambiaso dan Frimpong, Siapkan Revolusi Lini Pertahanan

Liverpool tengah bersiap untuk melakukan perombakan besar di sektor pertahanan dengan menargetkan Andrea Cambiaso dari Juventus. Klub yang kini dipimpin oleh Arne Slot ini berencana mencari bek kanan baru setelah kabar mengejutkan mengenai kemungkinan kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid dengan status bebas transfer. Meskipun Conor Bradley dipertimbangkan sebagai pengganti potensial, The Reds masih ragu apakah ia siap menjadi andalan utama. Situasi semakin rumit dengan Joe Gomez yang mungkin hengkang demi mendapatkan lebih banyak menit bermain serta Calvin Ramsay yang masih mengalami cedera dan saat ini dipinjamkan ke Kilmarnock.

Liverpool harus bersaing ketat dengan Manchester City yang telah menyiapkan tawaran besar senilai 54,7 juta poundsterling untuk Cambiaso. Namun, Juventus bersikeras dengan harga 80 juta euro, membuat persaingan semakin memanas. Sementara itu, Bayern Munchen juga dikabarkan tertarik pada pemain berusia 25 tahun tersebut. Cambiaso memiliki statistik mengesankan dengan 35 penampilan musim ini, menyumbang dua gol dan tiga assist. Fleksibilitasnya untuk bermain di kedua sisi bek sayap menjadi nilai tambah bagi tim mana pun yang ingin mendatangkannya.

Di sisi lain, Liverpool juga membuka peluang untuk merekrut Jeremie Frimpong dari Bayer Leverkusen. Pemain asal Belanda berusia 23 tahun ini dikenal memiliki kualitas serangan luar biasa, meskipun belum memiliki pengalaman mendalam sebagai bek kanan murni. The Reds telah melakukan komunikasi langsung dengan Frimpong sebagai salah satu dari empat kandidat pengganti Alexander-Arnold. Dengan kecepatan dan kreativitasnya, Frimpong dipandang sebagai prospek jangka panjang bagi Liverpool. Perombakan ini terjadi di tengah spekulasi mengenai masa depan Mohamed Salah, yang semakin menambah dinamika dalam strategi transfer The Reds. Pelatih Arne Slot tampaknya tengah menyusun ulang skuad untuk menghadapi tantangan musim depan dengan lebih kuat.

Cedera Kepala, Alisson Becker Pulang Lebih Awal dari Timnas Brasil

Kiper Liverpool, Alisson Becker, harus meninggalkan pemusatan latihan timnas Brasil lebih cepat setelah mengalami cedera kepala saat melawan Kolombia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia pada Jumat (21/3). Insiden terjadi pada menit ke-78 ketika Alisson berbenturan dengan Davinson Sanchez, memaksanya ditarik keluar untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Keputusan ini diambil setelah tim medis Brasil mendeteksi adanya kemungkinan gegar otak yang berisiko jika ia tetap bermain.

Liverpool mengonfirmasi bahwa Alisson telah kembali ke Merseyside dan akan menjalani evaluasi lebih lanjut oleh tim medis klub. Dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar, menyatakan bahwa meskipun Alisson tetap dalam kondisi sadar dan tidak mengalami kehilangan ingatan, reaksinya menjadi lebih lambat dari biasanya. Demi keselamatannya, ia pun langsung mengikuti protokol gegar otak yang berlaku.

Dalam pertandingan tersebut, Brasil berhasil mengalahkan Kolombia dengan skor 2-1 melalui gol penalti Raphinha dan tembakan jarak jauh Vinicius Junior. Namun, cedera yang dialami Alisson menjadi pukulan bagi Liverpool yang tengah menghadapi krisis kebugaran pemain. Selain Alisson, gelandang Ryan Gravenberch juga harus mundur dari skuad Belanda setelah mengalami cedera usai tampil di final Carabao Cup.

Kondisi ini semakin memperburuk situasi bagi Liverpool, yang sebelumnya sudah kehilangan beberapa pemain kunci, seperti Trent Alexander-Arnold, Joe Gomez, Conor Bradley, dan Tyler Morton, yang masih menjalani pemulihan. Dengan Derby Merseyside melawan Everton yang dijadwalkan pada 3 April mendatang, absennya Alisson menjadi tantangan besar bagi tim asuhan Jürgen Klopp. Jika ia tidak bisa bermain, Liverpool kemungkinan besar akan mengandalkan Caoimhin Kelleher sebagai penjaga gawang utama dalam laga krusial tersebut. Klopp kini dihadapkan pada dilema besar untuk menjaga keseimbangan tim dalam menghadapi periode penting di sisa musim ini.

Christian Eriksen Bersiap Tinggalkan MU, Cari Tantangan Baru

Christian Eriksen mengisyaratkan bahwa ia siap meninggalkan Manchester United di akhir musim demi mencari tantangan baru. Gelandang asal Denmark ini menyatakan dirinya terbuka untuk pengalaman baru di luar Inggris setelah kontraknya dengan MU habis. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan sesuatu yang mendadak, melainkan langkah yang telah ia pertimbangkan matang-matang.

Dalam pernyataan terbarunya, Eriksen mengungkapkan bahwa kerja samanya dengan klub kemungkinan besar akan berakhir, meskipun ia tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ia tetap menunggu tawaran yang tepat dan memastikan bahwa langkah selanjutnya sesuai dengan ambisinya.

Pemain berusia 33 tahun itu sempat mengalami serangan jantung saat membela Denmark di Euro 2020 melawan Finlandia, yang membuatnya harus absen lama dari dunia sepak bola. Namun, setelah pulih, ia kembali mendapatkan menit bermain di MU. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Eriksen dipercaya sebagai starter setelah sebelumnya lebih sering menghangatkan bangku cadangan sejak Desember.

Musim ini, Eriksen telah tampil sebanyak 27 kali di berbagai ajang dengan mencetak empat gol dan empat assist. Dari total penampilannya, ia menjadi starter dalam 17 pertandingan, sementara sisanya dimainkan sebagai pengganti. Statistik ini menunjukkan bahwa meskipun usianya tak lagi muda, Eriksen masih mampu memberikan kontribusi bagi tim.

Saat ini, fokus Eriksen beralih ke tim nasional Denmark yang akan menghadapi Portugal di perempat final UEFA Nations League. Laga pertama akan digelar di Parken pada 21 Maret WIB, sementara pertandingan kedua berlangsung di Jose Alvalade pada 24 Maret WIB.

Mo Salah Kesulitan Tembus Pertahanan Bek Muda Newcastle

Mohamed Salah tampil kurang maksimal saat menghadapi Newcastle United di final Carabao Cup. Salah kesulitan menembus pertahanan yang dijaga ketat oleh bek muda, Tino Livramento.

Liverpool harus menelan kekalahan 1-2 dari Newcastle United dalam laga yang berlangsung di Stadion Wembley pada Minggu (16/3) malam WIB. Dua gol untuk The Magpies dicetak oleh Dan Burn dan Alexander Isak, sementara The Reds hanya mampu membalas melalui gol Federico Chiesa di masa injury time.

Penyerang andalan Liverpool itu tampak frustasi sepanjang pertandingan. Tino Livramento yang bermain solid berhasil membatasi ruang gerak Salah hingga tak mampu melepaskan satu pun tembakan selama 90 menit.

Livramento tampil impresif dengan mencatatkan satu tekel sukses dan empat kali sapuan. Bahkan, ia sempat melepaskan satu tembakan yang mengancam gawang lawan.

Bek kiri berusia 22 tahun tersebut merupakan lulusan akademi Chelsea yang kini memperkuat Newcastle United setelah diboyong dari Southampton pada bursa transfer musim panas 2023.

Menariknya, ini bukan kali pertama Salah kesulitan menghadapi pemain muda. Sebelumnya, di babak 16 besar Liga Champions, Salah juga tak berkutik saat dijaga ketat oleh Nuno Mendes dari Paris Saint-Germain.

Apakah ini pertanda bahwa para bek muda mulai memahami cara meredam ketajaman Mohamed Salah?

Trofi Bukan Segalanya! Ruben Amorim Fokus Bangun Fondasi Tim

Manchester – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa membangun tim yang solid dan berkelanjutan jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar gelar dalam satu musim. Pernyataan ini ia sampaikan menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad.

Setan Merah baru saja mengalami kekecewaan usai tersingkir dari Piala FA setelah kalah dalam drama adu penalti melawan Fulham. Kini, satu-satunya peluang mereka untuk meraih trofi sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan adalah dengan menjuarai Liga Europa.

Meski tekanan semakin besar, Amorim lebih memilih untuk berfokus pada penguatan tim dalam jangka panjang ketimbang hanya mengincar gelar dalam waktu singkat.

“Kami Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar”

Walaupun Liga Europa menjadi satu-satunya kesempatan United untuk meraih gelar musim ini, Amorim menegaskan bahwa ada aspek yang lebih krusial yang perlu diperhatikan.

“Semua orang melihat Liga Europa sebagai peluang terakhir kami untuk memenangkan sesuatu musim ini, terutama karena ada kaitannya dengan tiket Liga Champions. Namun, bagi saya, ada hal yang lebih penting dari itu,” ujar Amorim.

Menurutnya, United perlu fokus pada pembangunan fondasi tim yang lebih kuat agar bisa bersaing di level tertinggi dalam jangka panjang. Ia meyakini bahwa pendekatan ini akan memberikan dampak yang lebih besar bagi klub dibandingkan kemenangan sesaat.

Fokus pada Masa Depan Klub

Amorim memahami bahwa sebagai pelatih, ia memiliki tanggung jawab untuk berusaha meraih trofi dalam setiap kompetisi yang diikuti. Namun, ia menegaskan bahwa membangun tim dengan struktur yang kokoh adalah prioritas utama.

“Kami tentu ingin bersaing untuk setiap gelar, tetapi saat ini kami tengah merancang sesuatu yang bisa bertahan lebih lama dibandingkan trofi di musim ini,” tambahnya.

Pelatih asal Portugal tersebut juga mengaku tetap percaya diri meskipun United sedang mengalami periode sulit. Ia yakin bahwa manajemen klub memahami proses yang sedang dijalankan dan mendukung visi jangka panjangnya.

Dengan pendekatan ini, Amorim berharap Manchester United bisa kembali menjadi kekuatan dominan di Eropa, bukan hanya untuk satu musim, tetapi untuk bertahun-tahun ke depan.

Arsenal Krisis Penyerang, Bisakah Mereka Tetap Tampil Kompetitif?

Arsenal tengah menghadapi ujian berat menjelang laga krusial melawan West Ham pada 22 Februari 2025. Cedera yang menimpa beberapa pemain kunci di lini serang membuat The Gunners harus memutar otak demi menjaga peluang meraih kemenangan.

Absennya Kai Havertz, Gabriel Jesus, Bukayo Saka, dan Gabriel Martinelli menyebabkan Mikel Arteta memiliki opsi terbatas dalam menyusun lini serang. Situasi ini menjadi ancaman serius bagi ambisi Arsenal di Premier League dan Liga Champions, terutama karena Havertz—yang telah mencatatkan 15 gol dan 5 assist musim ini—adalah salah satu pemain paling produktif dalam skema permainan Arteta.

Mencari Solusi di Tengah Krisis

Dalam kondisi seperti ini, Arteta harus mencari strategi alternatif untuk tetap menjaga ketajaman serangan timnya. Leandro Trossard diprediksi akan menjadi tumpuan utama di lini depan. Pemain asal Belgia tersebut memiliki kemampuan bermain fleksibel, baik sebagai winger maupun penyerang tengah. Selain itu, Raheem Sterling yang didatangkan untuk menambah daya gedor juga perlu diberi kesempatan lebih banyak untuk membuktikan kualitasnya.

Selain mengandalkan pemain yang ada, Arteta juga bisa bereksperimen dengan formasi baru. Memberi ruang bagi talenta muda seperti Ethan Nwaneri bisa menjadi salah satu opsi untuk menambah variasi serangan Arsenal. Keputusan Arteta dalam mengatasi krisis ini akan menjadi penentu seberapa jauh Arsenal bisa tetap kompetitif dalam perburuan gelar.

West Ham Berpotensi Manfaatkan Situasi

Di sisi lain, West Ham datang dengan harapan bisa mencuri poin dari situasi sulit yang sedang dialami Arsenal. Meskipun tim tamu juga tidak dalam performa terbaik, mereka memiliki kesempatan untuk mengeksploitasi kelemahan Arsenal, terutama jika The Gunners kesulitan menciptakan peluang di sepertiga akhir lapangan.

Kurangnya pemain di lini depan membuat Arsenal harus mengandalkan kreativitas dari lini tengah. Martin Ødegaard dan Declan Rice dituntut untuk tampil lebih agresif dalam menciptakan peluang. Keterlibatan mereka dalam membantu serangan akan menjadi faktor kunci dalam laga ini.

Membangun Kekuatan dari Kolektivitas Tim

Dengan kondisi skuad yang tidak ideal, Arsenal harus mengandalkan kerja sama tim yang solid. Komunikasi antar pemain menjadi faktor krusial dalam memastikan transisi serangan tetap berjalan dengan baik. Para pemain juga harus menunjukkan mentalitas yang kuat agar tidak kehilangan momentum di tengah jadwal yang padat.

Laga melawan West Ham di Emirates Stadium ini menjadi ujian besar bagi Arsenal. Jika mampu mengatasi tantangan ini dengan baik, mereka akan membuktikan bahwa mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar. Arteta dan anak asuhnya harus menunjukkan bahwa meski tanpa beberapa bintang utama, mereka tetap bisa tampil tajam dan kompetitif di papan atas.

Pelatih Arne Slot Sebut Tiga Tim Pesaing Utama Liverpool Di Liga Inggris

Pelatih Liverpool , Arne Slot, yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Liverpool, memberikan pandangannya mengenai persaingan di Premier League. Dalam wawancara baru-baru ini, Slot mengungkapkan bahwa ada tiga tim utama yang menjadi pesaing Liverpool untuk merebut gelar juara Liga Inggris musim ini. Menurutnya, meski Liverpool tampil impresif, tim-tim lain juga menunjukkan performa yang luar biasa.

Menurut Arne Slot, Manchester City adalah pesaing terberat Liverpool dalam perburuan gelar. Slot memuji kualitas skuad City yang dilatih oleh Pep Guardiola, serta kedalaman tim yang membuat mereka selalu menjadi ancaman besar di liga. Manchester City, dengan pemain bintang seperti Erling Haaland dan Kevin De Bruyne, memiliki potensi besar untuk terus bersaing di puncak klasemen Liga Inggris sepanjang musim.

Selain City, Slot juga menyebut Arsenal sebagai tim yang harus diperhitungkan. Dengan manajer Mikel Arteta yang sukses membangun tim muda yang penuh semangat, Arsenal telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan mereka atas tim-tim besar dan konsistensi dalam permainan membuat mereka menjadi kandidat kuat untuk bersaing dengan Liverpool.

Tak hanya City dan Arsenal, Slot juga menyebut Chelsea sebagai salah satu pesaing utama Liverpool. Meskipun Chelsea mengalami masa transisi dengan pelatih baru, Slot menilai kualitas individu yang dimiliki pemain seperti Raheem Sterling dan Enzo Fernandez, serta potensi yang ada di dalam tim, menjadikan mereka ancaman bagi tim-tim besar lainnya di Premier League.

Slot menyimpulkan bahwa meskipun Liverpool memiliki skuad yang solid dan performa yang baik, mereka harus tetap waspada dengan ketatnya persaingan di Liga Inggris. Tiga tim pesaing yang disebutnya—Manchester City, Arsenal, dan Chelsea—diyakini akan terus menantang Liverpool di sepanjang musim, sehingga perebutan gelar juara musim ini diprediksi akan berlangsung sengit hingga akhir.