Tag Archives: Indonesia

https://hementeslimat.com

Jonatan Christie Raih Hadiah Fantastis Meski Kalah di Semifinal BWF World Tour Finals 2024

Jonatan Christie, meskipun gagal melaju ke final BWF World Tour Finals 2024, tetap membawa pulang hadiah yang sangat fantastis. Pebulutangkis tunggal putra Indonesia ini mendapat hadiah uang tunai senilai 50 ribu Dolar AS, atau setara dengan Rp801,6 juta. Hadiah ini dia dapatkan berkat pencapaiannya yang luar biasa, lolos hingga semifinal meski pada akhirnya kalah dari Shi Yu Qi.

BWF World Tour Finals, yang menjadi ajang penutupan akhir tahun untuk para pebulutangkis terbaik dunia, memberikan penghargaan yang besar bagi para peserta, tidak terkecuali Jonatan Christie. Bahkan, meski gagal meraih juara, pencapaian Jonatan yang berhasil sampai di semifinal sudah cukup membuktikan kualitasnya di level dunia.

Selain Jonatan, ada juga beberapa wakil Indonesia lainnya yang tampil di ajang bergengsi ini, antara lain Gregoria Mariska Tunjung di sektor tunggal putri, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani di ganda putra. Sayangnya, meskipun ada banyak perwakilan di berbagai sektor, tidak ada satu pun yang berhasil menembus babak final.

Namun, ini bukan berarti perjuangan mereka sia-sia. BWF telah menyiapkan hadiah total sebesar 2,5 juta Dolar AS (sekitar Rp40 miliar) untuk para peserta. Semua wakil Indonesia yang berhasil lolos hingga babak semifinal tetap mendapatkan bagian mereka. Fajar/Rian dan Sabar/Reza yang bertanding di nomor ganda putra mendapat hadiah masing-masing 50 ribu Dolar AS, namun karena mereka berpasangan, hadiah ini harus dibagi dua.

Meski demikian, Jonatan Christie menjadi pemenang hadiah terbesar di antara perwakilan Indonesia lainnya. Dengan statusnya sebagai pemain tunggal, seluruh hadiah 50 ribu Dolar AS menjadi miliknya sendiri. Ini menjadi bukti bahwa meskipun ia gagal meraih juara, pencapaiannya di turnamen ini tetap sangat dihargai.

Selain itu, Gregoria Mariska, yang berhasil melangkah ke perempat final, memperoleh hadiah sebesar 27.500 Dolar AS (sekitar Rp440,89 juta). Pasangan ganda lainnya, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pertiwi, masing-masing mendapat hadiah 32.500 Dolar AS (sekitar Rp520,54 juta).

Bagi Jonatan, meskipun tak berhasil meraih titel juara di ajang BWF World Tour Finals 2024, hadiah yang diterimanya tetap menunjukkan betapa tingginya kompetisi yang dia hadapi dan kualitasnya sebagai salah satu pebulutangkis terbaik Indonesia. Hadiah ini pun menjadi bukti bahwa meskipun belum meraih kemenangan utama, prestasi yang diperoleh Jonatan tetap diapresiasi dengan jumlah yang fantastis.

Dengan pencapaian tersebut, Jonatan dan rekan-rekannya kini semakin termotivasi untuk terus berjuang dalam turnamen-turnamen mendatang. Dan meskipun tahun 2024 telah berakhir dengan sedikit kekecewaan, hadiah yang didapat di BWF World Tour Finals 2024 menjadi semangat baru untuk menghadapi tahun 2025 dengan tekad yang lebih kuat.

Klub Hangtuah Rekrut Mantan Pemain Indiana Pacers Rakeem Christmas

Klub basket Indonesia, Hangtuah, baru saja mengumumkan rekrutan baru mereka yang cukup mengejutkan. Tim asal Sumatra Selatan ini resmi mendatangkan Rakeem Christmas, mantan pemain NBA yang pernah memperkuat tim Indiana Pacers. Kehadiran Christmas diharapkan dapat memperkuat lini depan Hangtuah di Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2024-2025.

Rakeem Christmas, yang dikenal sebagai pemain bertinggi badan 2,06 meter, memiliki pengalaman berharga di NBA meskipun perjalanannya di liga tersebut tidak berlangsung lama. Setelah lulus dari University of Syracuse, dia bergabung dengan Indiana Pacers pada tahun 2015. Christmas dikenal dengan perannya sebagai pemain dalam paint dan kemampuan defensif yang solid. Hangtuah berharap bahwa pengalaman bertarung di level tertinggi ini dapat memberi dampak besar bagi tim mereka.

Meski karier NBA-nya tidak berjalan lama, Rakeem Christmas kini mendapatkan kesempatan baru untuk membuktikan diri di Indonesia. Sejumlah pemain asing yang berkarier di IBL telah membuktikan kualitasnya, dan Hangtuah berharap bahwa Christmas dapat menambahkan kedalaman dan kekuatan pada skuad mereka. “Kehadiran Rakeem akan memperkuat permainan kami di bawah ring dan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda,” kata manajer tim Hangtuah.

Keputusan Hangtuah merekrut Rakeem Christmas juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang mereka untuk semakin kompetitif di IBL. Tim ini tengah berusaha meningkatkan performa setelah beberapa musim sebelumnya kurang memuaskan. Christmas diharapkan dapat menjadi pilar utama yang memberikan kontribusi positif baik dalam hal poin maupun pertahanan. Dengan fisik yang mumpuni dan pengalaman internasional, Rakeem akan menjadi ancaman serius bagi tim lawan.

Selain kontribusinya di lapangan, kehadiran seorang pemain berpengalaman seperti Christmas juga akan memberikan dampak positif bagi pemain lokal. Dengan kemampuan dan pengalamannya, ia diharapkan dapat membimbing pemain muda Hangtuah untuk berkembang. Hal ini sejalan dengan tujuan klub yang ingin menciptakan atmosfer kompetitif dan profesional di dalam tim, yang juga menguntungkan bagi kemajuan basket Indonesia secara keseluruhan.

Rekrutan Rakeem Christmas oleh Hangtuah menjadi langkah besar dalam memperkuat tim untuk musim IBL mendatang. Dengan pengalaman NBA yang dimilikinya, Christmas diharapkan mampu mengangkat performa tim, memberikan pelajaran berharga bagi pemain muda, serta memberikan persaingan sengit dalam perebutan gelar juara. Semua mata kini tertuju pada kehadirannya, yang diyakini akan membawa angin segar bagi Hangtuah.

Empat Petarung Indonesia Raih Tiket Final Kejuaraan Dunia MMA GAMMA 2024

Kejuaraan Dunia MMA GAMMA (Global Association of Mixed Martial Arts) 2024 baru saja memasuki babak puncaknya, dengan empat petarung Indonesia berhasil melaju ke final turnamen bergengsi ini. Kejuaraan yang berlangsung di Dewa United Arena, Pagedangan, Tangerang, pada Jumat, 13 Desember 2024, menghadirkan pertarungan sengit dalam dua kategori utama: striking dan MMA.

Indonesia mengirimkan 15 atlet yang bertanding di babak semifinal, namun hanya empat petarung yang berhasil menembus babak final. Mereka adalah Abdul Sofyan (kategori -65,8 kg), Vallensia Fahira Hotmauli (kategori -52,2 kg), Puja Riyaya (kategori -70,3 kg) dalam nomor striking MMA, serta Bayu Peni Hendrasswari (kategori -47,6 kg) yang melaju di sektor MMA. Keberhasilan ini menjadi bukti ketangguhan petarung Indonesia di panggung dunia.

Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami), memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang telah berjuang di semifinal. Menurutnya, mencapai babak empat besar sudah menjadi pencapaian luar biasa mengingat para pesaing yang sangat tangguh datang dari berbagai negara dengan atlet terbaik. “Tidak mudah menembus babak final di kejuaraan dunia ini. Tapi, perjuangan keras mereka patut diacungi jempol,” kata Tommy dengan penuh kebanggaan.

Meskipun tidak memberikan target khusus, Tommy berharap agar empat petarung Indonesia yang melaju ke final dapat memberikan yang terbaik. “Saya berharap mereka bisa meraih medali emas, tetapi yang paling penting adalah mereka bertarung dengan semangat juang yang tinggi dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ungkapnya.

Puja Riyaya dan Bayu Peni Hendrasswari, yang berpasangan dalam kehidupan nyata, merupakan dua atlet yang membawa semangat perjuangan bagi Indonesia di final. Puja, yang memenangkan pertandingan melalui kemenangan walkover (WO), dan Bayu, yang menang dalam pertandingan MMA, menunjukkan ketangguhan dan semangat juang yang luar biasa. Bayu, meskipun sempat menghadapi lawan yang berat, berhasil meraih kemenangan dengan keputusan juri (UD).

Meskipun beberapa petarung Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah di babak semifinal, seperti Toni Kristian Hutapea, River Oktaviano, dan beberapa lainnya, mereka tetap memberikan perlawanan sengit dan berjuang hingga akhir. Kemenangan mereka dalam meraih medali perunggu menjadi pencapaian yang patut dihargai.

Keberhasilan empat petarung Indonesia di final GAMMA 2024 tidak hanya menunjukkan kualitas atlet Indonesia, tetapi juga menunjukkan bagaimana semangat juang, latihan keras, dan dedikasi tinggi mampu membawa mereka bersaing dengan atlet-atlet dunia. Melihat perjuangan mereka, masyarakat Indonesia memiliki harapan besar agar mereka dapat membawa pulang medali emas sebagai simbol kebanggaan bangsa.

Kejuaraan Dunia MMA GAMMA 2024 akan mencapai puncaknya pada Sabtu, 14 Desember 2024. Empat petarung Indonesia ini berjanji akan bertarung habis-habisan untuk meraih kemenangan dan membawa nama Indonesia di level internasional. Semua mata kini tertuju pada mereka, dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia mengalir deras untuk kemenangan yang sangat dinanti.

Ardy B Wiranata: Legenda Bulu Tangkis Peraih Medali Olimpiade yang Melepas Status WNI

Ardy B Wiranata, nama yang tak asing di dunia bulutangkis, adalah sosok legendaris yang telah mengukir banyak prestasi gemilang. Kiprahnya yang luar biasa di dunia bulutangkis telah membawa nama Indonesia bersinar di kancah internasional. Namun, keputusan besar dalam hidupnya membuatnya memilih untuk melepas status warga negara Indonesia (WNI) dan beralih menjadi warga negara Kanada.

Ardy B Wiranata, lahir pada 10 Februari 1970, mulai menunjukkan bakat luar biasa di bulutangkis sejak usia muda. Selama kariernya, Ardy menjadi salah satu pemain andalan Indonesia di sektor tunggal putra. Prestasi puncaknya tercatat saat ia berhasil meraih medali perak di Olimpiade Barcelona 1992. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan bagi Indonesia.

Pada Olimpiade Barcelona 1992, Ardy tampil gemilang dan berhasil melaju hingga babak final. Namun, di partai puncak, ia harus berhadapan dengan sesama pemain Indonesia, Alan Budikusuma. Pertarungan tersebut menjadi salah satu momen bersejarah bagi bulutangkis Indonesia. Meskipun Ardy kalah dalam dua gim langsung dengan skor 2-15 dan 13-18, perolehannya tetap mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

Selain prestasinya di Olimpiade, Ardy juga mencatatkan banyak kemenangan di turnamen internasional lainnya. Ia meraih gelar di berbagai ajang bergengsi seperti All England dan World Championships. Dedikasinya dan semangatnya di lapangan telah menginspirasi banyak generasi muda untuk mengikuti jejaknya.

Namun, di balik semua prestasi gemilangnya, Ardy mengambil keputusan yang cukup mengejutkan. Ia memutuskan untuk pindah kewarganegaraan dari Indonesia ke Kanada. Keputusan ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi dan reaksi dari publik. Meskipun begitu, Ardy tetap menunjukkan kecintaannya pada bulutangkis Indonesia.

Setelah menjadi warga negara Kanada, Ardy tetap aktif memantau perkembangan bulutangkis Indonesia. Ia sering kali memberikan pandangannya tentang para pemain tunggal putra Indonesia, seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Ardy mengungkapkan kebanggaannya terhadap kemajuan dan prestasi yang telah dicapai oleh para pemain muda tersebut.

Ardy juga berkontribusi dalam pengembangan bulutangkis di Kanada. Dengan pengalaman dan pengetahuannya yang mendalam, ia membantu melatih dan membimbing para pemain muda di sana. Dedikasinya terhadap bulutangkis tak pernah pudar, dan ia terus berupaya untuk memajukan olahraga ini di negara barunya.

Kisah hidup Ardy B Wiranata adalah bukti bahwa dedikasi dan cinta terhadap olahraga bisa melampaui batas-batas kewarganegaraan. Keputusannya untuk pindah ke Kanada bukan berarti melupakan tanah kelahirannya. Sebaliknya, ia terus menjaga hubungan dengan Indonesia dan tetap berkontribusi dalam cara yang berbeda.

Ardy B Wiranata adalah teladan bagi generasi muda, baik di Indonesia maupun di Kanada. Kisahnya mengajarkan bahwa prestasi besar selalu diiringi dengan pilihan-pilihan besar dalam hidup. Ardy telah membuktikan bahwa di mana pun berada, semangat juara dan kecintaan terhadap bulutangkis tetap berkobar.

Sebagai penutup, perjalanan Ardy B Wiranata dalam dunia bulutangkis adalah sebuah legenda yang akan selalu dikenang. Prestasinya di Olimpiade dan berbagai turnamen internasional, serta keputusannya untuk beralih kewarganegaraan, menambah warna dalam kisah hidupnya. Ardy adalah simbol semangat dan dedikasi, tidak hanya bagi para atlet, tetapi juga bagi kita semua yang terus berjuang mencapai mimpi dan cita-cita.

Inilah Daftar Pembalap Indonesia yang Siap Tampil di Idemitsu Asia Talent Cup 2025

Indonesia kembali menunjukkan taji di dunia balap internasional dengan mengirimkan empat pembalap muda berbakat untuk bersaing di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025. Pengumuman ini resmi dikeluarkan oleh Dorna Sports dan FIM pada Selasa, 10 Desember 2024. Kompetisi balap bergengsi ini akan berlangsung dalam enam seri dengan total 12 balapan yang menjanjikan persaingan ketat antara para pembalap dari seluruh Asia dan Oseania.

IATC merupakan ajang balap yang menjadi bagian dari program ‘Road to MotoGP’, dirancang untuk menemukan talenta-talenta muda yang memiliki potensi besar di dunia balap motor. Diluncurkan pertama kali pada 2014, kompetisi ini kini semakin berkembang dan menjadi batu loncatan bagi pembalap muda menuju ajang balap bergengsi lainnya seperti MotoGP dan WorldSBK.

Pada edisi 2025, Indonesia diwakili oleh empat pembalap muda, yaitu Alvaro Hetta Mahendra, Davino Britani, Badly Ayatullah, dan Nelson Cairoli. Davino Britani, meski baru pertama kali mengikuti IATC, sebelumnya sempat mendapatkan kesempatan wild card pada ajang IATC Mandalika 2024. Dengan semangat juang yang tinggi, keempat pembalap Indonesia ini siap memberikan yang terbaik di kompetisi yang akan berlangsung mulai Februari 2025.

Selain Indonesia, sejumlah negara di Asia dan Oseania turut mengirimkan perwakilannya. Para pembalap muda dari Jepang, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, China, India, Australia, Vietnam, dan Filipina akan turut meramaikan persaingan. Total ada 20 pembalap yang akan berlaga, dengan 7 di antaranya sudah memiliki pengalaman sebelumnya di IATC, sementara 13 lainnya adalah rookie yang berhasil lolos seleksi ketat.

Para pembalap akan memulai musim 2025 dengan tes pramusim yang akan digelar di Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2025. Setelah itu, mereka akan bertarung dalam seri pertama yang digelar di Buriram pada 28 Februari hingga 2 Maret 2025. Seri-seri berikutnya akan dilaksanakan di berbagai negara, dengan beberapa lokasi ikonik seperti Lusail di Qatar, Sepang di Malaysia, dan Mandalika di Indonesia yang juga akan menjadi tuan rumah pada 3-5 Oktober 2025.

Jadwal balapan IATC 2025:

  1. Tes Pramusim: Buriram, Thailand, 21-22 Februari 2025
  2. Seri 1: Buriram, Thailand, 28 Februari-2 Maret 2025
  3. Seri 2: Lusail, Qatar, 11-13 April 2025
  4. Seri 3: Sepang, Malaysia, Agustus/September 2025
  5. Seri 4: Motegi, Jepang, 26-28 September 2025
  6. Seri 5: Mandalika, Indonesia, 3-5 Oktober 2025
  7. Seri 6: Sepang, Malaysia, 24-26 Oktober 2025

Dengan adanya pembalap-pembalap muda Indonesia yang siap bersaing di kancah internasional ini, diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk mengejar mimpi di dunia balap motor. Jangan lupa untuk memberikan dukungan penuh kepada para rider Tanah Air yang akan tampil dalam ajang IATC 2025.

Gantung Raket di 2024, Ini 8 Pebulutangkis Top Dunia yang Pensiun – Termasuk Raja Bulu Tangkis

Tahun 2024 menjadi momen penting dalam dunia bulu tangkis, penuh dengan dinamika yang menarik. Sementara sejumlah pemain muda muncul sebagai pesaing tangguh, banyak pula atlet berpengalaman yang memutuskan untuk pensiun. Keputusan-keputusan ini, yang datang dari berbagai alasan, membawa perasaan campur aduk bagi para penggemar olahraga ini.

Salah satu keputusan pensiun yang mengejutkan datang dari Hendra Setiawan, legenda ganda putra Indonesia. Setelah lama berkarya, Hendra memilih untuk mengakhiri kariernya setelah turnamen Indonesian Masters 2025. Ia mengungkapkan bahwa faktor usia dan kondisi fisik menjadi alasan utama di balik keputusannya.

Selain Hendra, masih banyak lagi pebulutangkis kelas dunia yang memilih untuk gantung raket pada tahun ini. Berikut ini adalah delapan atlet bulu tangkis internasional yang resmi pensiun pada 2024:

8. Kevin Sanjaya
Pebulutangkis ganda putra asal Indonesia, Kevin Sanjaya, memutuskan pensiun pada Mei 2024. Keputusan ini dipengaruhi oleh cedera yang dialami dirinya serta pasangannya, Marcus Gideon, yang sulit sembuh. Kevin merasa sudah saatnya untuk melanjutkan kehidupan di luar bulu tangkis.

7. Marcus Gideon
Marcus Gideon, yang telah lama menjadi pasangan Kevin Sanjaya, lebih dulu memutuskan pensiun. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa puas dengan prestasi yang telah diraihnya dan ingin menikmati lebih banyak waktu bersama keluarga. Cedera yang mengganggu juga menjadi faktor penting dalam keputusannya ini.

6. He Bing Jiao
He Bing Jiao, pemain tunggal putri unggulan China, mengumumkan pensiun setelah berhasil meraih medali perak di Olimpiade Paris 2024. Meskipun pensiun dari ajang internasional, ia berencana untuk tetap aktif di kompetisi domestik dan melanjutkan kariernya di tingkat lokal.

5. Lee Yang
Lee Yang, pemain ganda putra dari Taiwan, memilih pensiun setelah menambah koleksi medali emasnya di Olimpiade Paris 2024. Setelah gantung raket, Lee Yang akan beralih ke dunia akademik dengan menjadi dosen di Universitas Taipei.

4. Liu Yu Chen
Liu Yu Chen, pasangan dari Zhang Nan di ganda putra China, mengumumkan pensiun setelah Olimpiade Paris 2024. Liu memilih untuk melanjutkan kehidupan pribadi dan mengejar karier di luar bulu tangkis bersama kekasihnya, Huang Yaqiong.

3. Ou Xuan Yi
Ou Xuan Yi, yang merupakan pasangan ganda putra Liu Yu Chen, juga memutuskan pensiun pada 2024. Kekesalan yang dirasakannya setelah Olimpiade Paris 2024 membuatnya semakin mantap untuk menggantung raket dan mengakhiri karier internasionalnya.

2. Zheng Si Wei
Zheng Si Wei, pemain ganda campuran asal China yang berada di puncak kariernya, memilih untuk pensiun setelah BWF World Tour Finals 2024. Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil agar ia bisa menikmati waktu lebih banyak bersama keluarga tercinta.

1. Kento Momota
Kento Momota, salah satu tunggal putra terbaik dunia, juga memutuskan pensiun pada tahun ini. Meskipun mencapai puncak kejayaannya, Momota merasa fisik dan mentalnya sudah tidak mampu mendukung dirinya untuk terus bertanding di level tertinggi.

Demikianlah delapan pebulutangkis dunia yang resmi pensiun pada 2024. Meskipun mereka memilih untuk mengakhiri perjalanan karier profesionalnya, kenangan dan prestasi mereka akan tetap dikenang dalam sejarah bulu tangkis dunia.

Bernie Ecclestone Jual Koleksi Mobil F1: Refleksi Tentang Kematian

Bernie Ecclestone, mantan ‘ringmaster’ Formula 1, memutuskan untuk melikuidasi koleksi mobil balap F1 dan grand prix bersejarahnya, termasuk yang langka. Keputusan ini muncul sebagai refleksi terhadap usia dan masa depan koleksi tersebut.

Ecclestone, yang kini berusia 94 tahun, telah mengumpulkan koleksinya sejak era 1950-an. Koleksi ini, yang selama ini hanya diketahui oleh dirinya dan beberapa orang terpercaya, kini akan dijual melalui spesialis otomotif Inggris, Tom Hartley Jr. Penjualan akan dilakukan secara pribadi, sehingga nilai transaksi tidak akan dipublikasikan.

Pada tahun lalu, Ecclestone menyetujui penyelesaian dengan otoritas pajak Inggris untuk menghindari hukuman penjara 17 bulan atas tuduhan penipuan, dengan membayar denda sebesar 652 juta poundsterling (sekitar Rp13,1 triliun) dan biaya penuntutan sebesar 74.000 poundsterling.

Koleksi mobil Ecclestone yang akan dijual mencakup 69 mobil balap, termasuk beberapa yang memiliki nilai historis tinggi, replika menarik seperti Auto Union pra-perang dan Lancia D50, serta mobil unik seperti ‘fan car’ Brabham BT46 yang digunakan Niki Lauda untuk memenangkan Grand Prix Swedia 1978.

Ecclestone memiliki tim Brabham antara tahun 1971 dan 1988, dan banyak mobil dalam koleksinya berasal dari periode ini. Namun, koleksinya juga mencakup sasis lain dengan sejarah kemenangan signifikan.

“Saya telah mengoleksi mobil-mobil ini selama lebih dari 50 tahun dan hanya membeli yang terbaik dari setiap kategori,” kata Ecclestone. “Saya mencintai semua mobil saya, tetapi sudah waktunya bagi saya untuk memikirkan masa depan mereka jika saya tidak lagi ada, itulah sebabnya saya memutuskan untuk menjualnya.”

Koleksi Ecclestone termasuk Vanwall VW10 yang dikendarai oleh Stirling Moss pada tahun pertama kejuaraan konstruktor. Namun, yang paling menonjol adalah koleksi mobil balap Ferrari, termasuk Ferrari 375 yang memenangkan Grand Prix Italia 1951 milik Alberto Ascari dan Ferrari Dino pemenang kejuaraan 1958 milik Mike Hawthorn. Mobil yang pernah dikemudikan oleh Michael Schumacher, Ferrari F2002, juga termasuk dalam koleksi ini.

Keputusan Ecclestone untuk menjual koleksi mobilnya menunjukkan betapa berharganya mobil-mobil ini dan seberapa penting bagi seorang kolektor untuk memastikan bahwa barang berharga mereka akan dirawat dengan baik di masa depan. Ini juga merupakan kesempatan langka bagi para kolektor dan penggemar mobil balap untuk memiliki bagian dari sejarah balap yang luar biasa.

Ecclestone memiliki koleksi mobil Ferrari yang terkenal, termasuk mobil 375 pemenang Grand Prix Italia 1951 milik Alberto Ascari, Dino pemenang kejuaraan pada 1958 milik Mike Hawthorn, dan F2002 yang dikemudikan Michael Schumacher. Ada juga Ferrari dengan warna British Racing Green – Thinwall Special, dan 312B3 yang memiliki nilai sejarah yang menarik.

Ini bukan pertama kalinya Ecclestone berpisah dengan beberapa koleksinya. Pada tahun 2007, ia menawarkan 50 mobil untuk dijual melalui lelang oleh RM Sotheby’s, termasuk roadster Mercedes SSK 1928 dan cabriolet Lancia Astura 1939 yang konon dimiliki oleh Benito Mussolini.

Timnas Basket Indonesia Terpuruk Di FIBA Asia Cup 2024

Jakarta, 27 November 2024 – Timnas Basket Indonesia mengalami nasib kurang baik di FIBA Asia Cup 2024 setelah terpuruk dalam pertandingan-pertandingan awal turnamen. Meskipun memiliki harapan besar untuk bisa bersaing di level Asia, Indonesia gagal menunjukkan performa terbaiknya, dan kini berada dalam posisi terancam untuk tersingkir dari kompetisi.

Pada fase grup FIBA Asia Cup 2024, timnas Indonesia tercatat menelan dua kekalahan berturut-turut, masing-masing dari Jepang dan Lebanon. Kedua tim ini tampil dominan, sementara Indonesia kesulitan mengembangkan permainan dan mempertahankan momentum. Kekalahan ini menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi pelatih dan pemain untuk bisa bangkit di laga-laga berikutnya, meskipun harapan untuk lolos ke babak selanjutnya kini semakin tipis.

Beberapa pemain kunci Indonesia, seperti Andakara Prastawa dan Abraham Damar Grahita, yang sebelumnya diharapkan bisa menjadi pilar tim, terlihat kesulitan menghadapi tekanan dari tim-tim kuat Asia. Kelemahan dalam penguasaan bola dan penyelesaian akhir menjadi masalah utama yang membuat timnas Indonesia sulit bersaing di level ini. Pelatih Rajko Toroman mengakui bahwa timnya harus lebih matang dalam bermain dan belajar dari kekalahan tersebut.

Meskipun hasil yang diraih Indonesia di FIBA Asia Cup 2024 tidak sesuai harapan, turnamen ini tetap menjadi pelajaran berharga untuk pengembangan bola basket Indonesia ke depannya. Pengalaman melawan tim-tim kuat Asia diharapkan bisa meningkatkan level permainan pemain muda dan memberi mereka wawasan lebih tentang standar permainan internasional. Pihak federasi bola basket Indonesia juga menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki sistem pembinaan pemain dan memperkuat timnas di masa depan.

Timnas Basket Indonesia kini harus memanfaatkan sisa pertandingan untuk menunjukkan perbaikan dan memperoleh kemenangan agar bisa mengakhiri turnamen dengan kepala tegak, sekaligus menatap perjalanan panjang menuju turnamen internasional berikutnya.

Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA Usai Menang Atas Arab Saudi 2-0

Pada tanggal 19 November 2024, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan penting atas Arab Saudi dengan skor 2-0 dalam pertandingan persahabatan internasional. Kemenangan ini tak hanya membanggakan, tetapi juga membawa dampak positif pada posisi Indonesia di ranking FIFA.

Timnas Indonesia tampil mengesankan dengan mengalahkan Arab Saudi, salah satu tim kuat di Asia. Gol kemenangan dicetak oleh pemain-pemain kunci, yang menunjukkan kualitas permainan tim yang semakin berkembang. Hasil ini menandai peningkatan signifikan dalam performa mereka, setelah beberapa laga sebelumnya.

Kemenangan atas Arab Saudi berbuah manis bagi Indonesia, yang kini berhasil naik peringkat dalam daftar ranking FIFA. Timnas Indonesia berhasil menggeser posisi tim-tim lainnya di kawasan Asia, memperbaiki posisi mereka setelah hasil positif ini. Kemenangan ini juga memberikan optimisme bagi para penggemar bahwa Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Para pelatih dan pemain Timnas Indonesia menyatakan bahwa kemenangan ini adalah langkah penting dalam membangun tim yang lebih solid ke depannya. Dengan kualitas yang semakin berkembang, Indonesia berharap dapat terus meraih hasil positif di turnamen internasional dan mencapai peringkat yang lebih tinggi di FIFA. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia berada di jalur yang tepat.

16 Wakil Badminton Indonesia Di Kumamoto Masters Japan 2024

Pada 13 November 2024, Federasi Badminton Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa Indonesia akan mengirimkan 16 wakil untuk berlaga di turnamen Kumamoto Masters Japan 2024. Turnamen yang digelar di Kumamoto, Jepang, ini merupakan ajang penting dalam kalender BWF (Badminton World Federation) yang menarik perhatian para pemain top dunia. Indonesia, yang dikenal memiliki tradisi kuat di bulu tangkis, berharap dapat meraih hasil optimal dalam kompetisi ini.

Tim Indonesia yang akan berlaga di Kumamoto Masters terdiri dari pemain-pemain terbaik di berbagai nomor, baik tunggal maupun ganda. Beberapa nama besar seperti Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Greysia Polii di ganda putri, akan memimpin tim Indonesia. Selain itu, pasangan-pasangan muda yang sedang naik daun juga dipersiapkan untuk menunjukkan kualitas mereka di level internasional. Komposisi tim ini menunjukkan kedalaman pemain yang dimiliki Indonesia di semua sektor.

Kumamoto Masters 2024 diprediksi akan menjadi ajang persaingan ketat, dengan kehadiran pemain-pemain unggulan dari berbagai negara. Indonesia sendiri menargetkan untuk dapat meraih podium di beberapa kategori, terutama di nomor ganda campuran dan ganda putra, yang selama ini menjadi kekuatan utama Indonesia di dunia bulu tangkis. Tim Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan pengalaman dan strategi mereka untuk mengatasi lawan-lawannya yang juga datang dengan kekuatan penuh.

Selain melibatkan pemain senior, turnamen ini juga menjadi ajang uji coba bagi beberapa pemain muda Indonesia. Mereka diharapkan dapat mengambil pelajaran berharga dari pertandingan tingkat tinggi ini, dengan harapan dapat tampil lebih baik di turnamen-turnamen berikutnya. Dengan dukungan dari pelatih dan persiapan matang, tim Indonesia optimis dapat meraih hasil yang memuaskan di Kumamoto Masters 2024 dan terus mengukir prestasi di kancah bulu tangkis internasional.