Tag Archives: Tur Eropa

https://hementeslimat.com

Rehan/Gloria Kian Percaya Diri Usai Juara Polish Open 2025

Pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia non-pelatnas, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, semakin optimistis menghadapi turnamen mendatang setelah sukses meraih gelar juara di International Challenge Polish Open 2025. Dalam laga final yang berlangsung di Lodz, Polandia, Minggu malam WIB, mereka menaklukkan pasangan Denmark, Kristoffer Kolding/Mette Werge, dengan skor 21-16, 14-21, 21-10. Rehan mengakui kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri mereka serta menjadi bekal berharga dalam mengumpulkan poin demi peringkat dunia.

Meski Polish Open hanya merupakan turnamen Grade 3 level 1 dalam Sirkuit Kontinental BWF, Rehan/Gloria mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ini menjadi gelar pertama mereka sejak dipasangkan pada awal tahun 2025. Selama turnamen, mereka menghadapi tantangan berat, termasuk harus bertanding dua kali dalam sehari. Rehan mengungkapkan bahwa menjaga kondisi fisik sangat sulit, terutama karena ini adalah turnamen keempat secara beruntun yang mereka jalani. Suplemen, pola makan seimbang, dan istirahat cukup menjadi kunci menjaga stamina di tengah jadwal padat.

Polish Open 2025 juga menjadi ajang terakhir mereka dalam tur Eropa. Sebelumnya, mereka mencatat pencapaian impresif dengan menjadi runner-up di Super 300 German Open dan Orleans Masters, serta mencapai perempat final di Super 1000 All England 2025. Keputusan mereka berlaga di turnamen ini didasari faktor peringkat, karena belum memenuhi syarat untuk tampil di Super 300 Swiss Open 2025 yang berlangsung bersamaan. Dengan kemenangan ini, Rehan/Gloria semakin percaya diri menghadapi turnamen berikutnya dan bertekad menorehkan prestasi lebih tinggi di panggung bulu tangkis dunia.

Rehan/Gloria Juara Polish Open 2025, Tambah Percaya Diri Hadapi Turnamen Selanjutnya

Ganda campuran bulu tangkis Indonesia non-pelatnas, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, semakin percaya diri menatap turnamen mendatang setelah sukses meraih gelar juara di International Challenge Polish Open 2025. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi mereka, terutama dalam mengumpulkan poin dan menambah pengalaman bertanding di kancah internasional. Dalam laga final yang berlangsung di Lodz, Polandia, mereka harus berjuang keras sebelum akhirnya mengalahkan pasangan Denmark, Kristoffer Kolding dan Mette Werge, dengan skor 21-16, 14-21, 21-10.

Rehan mengakui bahwa pertandingan final tidak berjalan mudah, mengingat lawan mereka tampil tanpa beban. Namun, ia dan Gloria tetap fokus untuk menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka. Gelar ini pun menjadi yang pertama bagi Rehan/Gloria sejak resmi dipasangkan sebagai ganda campuran pada awal tahun 2025. Meskipun Polish Open merupakan turnamen Grade 3 level 1 dalam Sirkuit Kontinental BWF, mereka tetap mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kompetisi ini. Salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah harus bermain dua kali dalam sehari, yang menguras fisik dan stamina.

Dengan jadwal yang padat, menjaga kondisi tubuh menjadi hal yang krusial. Rehan menuturkan bahwa konsumsi suplemen, istirahat yang cukup, serta pola makan yang seimbang sangat berperan dalam menjaga kebugaran mereka sepanjang turnamen. Polish Open 2025 juga menjadi turnamen terakhir mereka dalam tur Eropa setelah sebelumnya mencatat hasil gemilang dengan menjadi runner-up di German Open Super 300 dan Orleans Masters, serta mencapai perempat final di All England Super 1000. Mereka memutuskan untuk tampil di Polish Open karena belum memenuhi syarat untuk berlaga di Swiss Open Super 300 yang berlangsung bersamaan.

Dengan kemenangan ini, Rehan/Gloria semakin optimistis menghadapi turnamen berikutnya dan bertekad meraih prestasi lebih tinggi di panggung bulu tangkis dunia. Kemenangan ini tidak hanya menjadi tambahan poin penting bagi mereka, tetapi juga meningkatkan motivasi untuk terus bersaing di level yang lebih tinggi.

Putri KW Terhenti di Semifinal Swiss Open 2025, Akui Keunggulan Chen Yu Fei

Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus mengakui keunggulan wakil China, Chen Yu Fei, dalam semifinal Swiss Open 2025 dengan skor 15-21, 14-21 pada Sabtu. Putri mengungkapkan bahwa lawannya tampil sangat rapi dan memiliki akurasi hampir sempurna sepanjang pertandingan. Ia juga menilai bahwa permainan Chen tidak jauh berbeda dengan pertemuan mereka di pekan sebelumnya.

Dalam laga ini, Chen Yu Fei pun memberikan ruang bagi Putri untuk menyerang, tetapi serangan tersebut tidak bisa dimaksimalkan akibat kurangnya daya tahan. Putri mengakui bahwa ia kurang sabar dan terburu-buru dalam mengambil keputusan, yang mengakibatkan banyak kesalahan sendiri. Hal ini memberi kesempatan bagi lawan untuk terus mendominasi hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

Saat mengevaluasi penampilannya di tur Eropa kali ini, Putri menyoroti bahwa ketahanan fisik dan strategi bermainnya masih perlu ditingkatkan. Ia juga menekankan bahwa dua kekalahan beruntun dari lawan yang sama menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

Sepanjang musim ini, performa Putri Kusuma Wardani terus menunjukkan perkembangan yang positif. Ia berhasil mencapai perempat final Malaysia Open 2025 dan Indonesia Masters 2025. Selain itu, ia juga sukses melaju hingga semifinal Thailand Masters 2025 serta menembus babak 16 besar All England 2025. Dengan pengalaman ini, Putri optimistis dapat meningkatkan kualitas permainannya untuk menghadapi turnamen berikutnya.