Tag Archives: Dmitry Bivol

https://hementeslimat.com

Dmitry Bivol Siap Tantang Benavidez, Canelo, atau Beterbiev: Pertarungan Besar di Depan Mata

Juara dunia kelas berat ringan tak terbantahkan, Dmitry Bivol, tengah menanti tawaran untuk pertarungan selanjutnya melawan David Benavidez, Saul “Canelo” Alvarez, atau Artur Beterbiev. Penggemar tinju sangat menantikan duel Bivol dengan Beterbiev, meskipun gaya bertahan Bivol yang penuh pergerakan dan clinch dinilai kurang memikat bagi penonton yang menggemari pertarungan agresif.

Banyak pihak menilai bahwa Benavidez (30-0, 24 KO) akan menjadi lawan yang lebih menarik bagi Bivol karena kemampuannya dalam memotong ring dan memaksa lawan bertarung. Berbeda dengan Beterbiev yang terlalu lama menunggu momen serangan, Benavidez dikenal aktif dalam mengejar lawan, terutama petinju yang cenderung menghindar.

Sementara itu, Turki Alalshikh sempat menyatakan keinginannya untuk melihat trilogi antara Bivol (24-1, 12 KO) dan Beterbiev (21-1, 20 KO). Namun, Bivol kemungkinan besar akan memilih pertarungan yang menawarkan bayaran tertinggi. Bagi dunia tinju, duel antara Beterbiev dan Benavidez dinilai lebih menarik karena gaya bertarung keduanya yang eksplosif. Di Amerika Serikat, gaya bertahan Bivol dianggap kurang menghibur, mirip dengan Shakur Stevenson, sehingga sulit menarik minat penonton di era olahraga yang lebih mementingkan hiburan dibandingkan gelar juara.

Kontroversi keputusan wasit yang kerap terjadi semakin memperburuk citra olahraga tinju, membuat banyak penggemar merasa Bivol tidak pantas menang melawan Beterbiev pada Sabtu malam lalu. Meski demikian, Bivol tetap menjadi pilihan menarik bagi promotor karena potensi keuntungan finansial yang lebih besar sebagai juara dunia.

Di sisi lain, Saul “Canelo” Alvarez sudah dijadwalkan bertarung melawan Terence Crawford pada 13 September, yang disebut Alalshikh sebagai “pertarungan besar.” Jika Canelo tidak mengalami cedera atau kelelahan setelah melawan Crawford, kemungkinan pertarungan melawan Bivol tetap terbuka.

Dalam konferensi pers usai kemenangannya melawan Beterbiev di Riyadh, Bivol menyatakan dirinya siap menerima pertarungan melawan siapa pun. “Tidak masalah. Trilogi melawan Beterbiev, Benavidez, Canelo, atau siapa saja. Saya hanya menunggu tawaran dan akan mengatakan ‘ya’,” ujar Bivol.

Skandal di Dunia Tinju: Floyd Schofield Diduga Diracun, Duel Lawan Shakur Stevenson Dibatalkan

Kontroversi besar mengguncang dunia tinju setelah duel antara Shakur Stevenson dan Floyd Schofield secara mendadak dibatalkan. Laga yang seharusnya menjadi salah satu partai pendukung dalam pertarungan Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol 2 di Arab Saudi terpaksa dibatalkan setelah muncul dugaan bahwa Schofield telah diracun.

Petinju muda berusia 22 tahun itu awalnya terlihat hadir di Arab Saudi pada Senin dan mengikuti berbagai agenda media. Namun, secara misterius, ia menghilang pada hari berikutnya dan tidak muncul dalam acara penyambutan resmi. Pertarungan tersebut sejatinya merupakan perebutan gelar Kejuaraan Dunia Kelas Ringan WBC yang dinantikan banyak penggemar.

Rumor mengenai dugaan peracunan mulai menyebar luas di media sosial setelah bocoran pesan dari ayah Schofield, Floyd Schofield Sr, beredar secara online. Dalam pesan tersebut, seseorang memperingatkan bahwa putranya telah diracuni oleh pihak yang tidak disebutkan namanya. Tangkapan layar dari pesan tersebut pun menjadi viral, semakin memperkuat spekulasi mengenai kejadian tersebut.

Pihak penyelenggara sempat berusaha mencari lawan pengganti bagi Stevenson di menit-menit terakhir. Namun, duel tersebut tetap dibatalkan, meskipun acara utama antara Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol tetap berlangsung. Selain itu, pertarungan lain antara Daniel Dubois dan Joseph Parker untuk memperebutkan gelar Juara Dunia Kelas Berat IBF juga tetap berjalan sesuai rencana.

Schofield sebelumnya sempat berbicara kepada media mengenai persiapannya dan tampak sangat antusias menghadapi laga tersebut. Dalam wawancaranya dengan TalkSPORT, ia menyatakan bahwa ini adalah peluang besar baginya dan ia bertekad untuk memberikan yang terbaik di atas ring.

Sementara itu, Eddie Hearn, salah satu promotor tinju terkemuka, sempat optimis bahwa duel ini tetap bisa berlangsung. Ia mengatakan bahwa Schofield sedang bersiap menjalani timbang badan, sehingga ketidakhadirannya bukanlah indikasi bahwa pertarungan akan batal. Namun, situasi yang semakin tidak jelas akhirnya membuat pertarungan ini resmi dibatalkan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara atau promotor terkait dugaan peracunan ini. Namun, insiden ini telah menambah daftar panjang kontroversi yang terjadi di dunia tinju profesional.

Artur Beterbiev Raih Boxer of the Month Setelah Tumbangkan Dmitry Bivol

Pada tanggal 2 November 2024, Artur Beterbiev dinyatakan sebagai Boxer of the Month setelah sukses menumbangkan Dmitry Bivol dalam pertarungan yang berlangsung di Moskow. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju teratas di kelas ringan, tetapi juga menunjukkan performa yang mengesankan di atas ring.

Dalam pertandingan yang sangat dinantikan tersebut, Beterbiev menunjukkan keterampilan tinju yang luar biasa dan kekuatan yang mengesankan. Dengan teknik serangan yang tepat dan pertahanan yang solid, ia berhasil mengalahkan Bivol melalui keputusan bulat setelah 12 ronde yang menegangkan. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkannya dan menambah jumlah gelar juara yang telah diraihnya.

Kemenangan Beterbiev mendapat sambutan hangat dari penggemar dan kritikus tinju. Banyak yang menganggap pertarungan ini sebagai salah satu yang terbaik dalam karirnya, dengan Beterbiev menunjukkan konsistensi dan ketahanan luar biasa. Penggemar berharap ia dapat mempertahankan performanya dan terus bersaing di level tertinggi.

Sebagai pengakuan atas pencapaiannya, Beterbiev dianugerahi gelar Boxer of the Month oleh organisasi tinju terkemuka. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian performa, teknik, dan dampak yang ditimbulkan oleh petinju selama bulan tersebut. Beterbiev menjadi kandidat kuat untuk penghargaan ini, mengingat prestasinya yang luar biasa.

Dengan gelar baru yang diraih, Beterbiev kini mengincar pertarungan lebih besar di masa depan. Ia menyatakan keinginan untuk mempertahankan gelar dan menghadapi petinju-petinju papan atas lainnya di kelas ringan. Kemenangan ini bukan hanya menguatkan posisinya, tetapi juga membuka peluang untuk pertarungan yang lebih menguntungkan secara finansial dan reputasi di dunia tinju. Melalui pencapaian ini, Beterbiev semakin mendekatkan diri pada status legenda di olahraga tinju.

Singkirkan Dmitry Bivol, Artur Beterbiev Raih 4 Sabuk Juara Kelas Berat Ringan

Las Vegas — Petinju asal Rusia, Artur Beterbiev, berhasil meraih gelar juara kelas berat ringan dengan mengalahkan Dmitry Bivol dalam pertarungan yang mendebarkan. Dengan kemenangan ini, Beterbiev mengoleksi empat sabuk juara sekaligus, menegaskan dominasinya di divisi ini.

Pertarungan yang berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada malam Sabtu, berlangsung sengit dan penuh ketegangan. Beterbiev berhasil menyudutkan Bivol dan akhirnya mengakhiri pertarungan dengan Technical Knockout (TKO) di ronde kesepuluh. “Saya merasa sangat bangga dengan kemenangan ini. Ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi yang saya lakukan selama ini,” ungkap Beterbiev usai pertarungan.

Dengan kemenangan ini, Beterbiev kini menjadi pemegang empat sabuk juara, termasuk WBC, WBO, IBF, dan WBA. “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya. Saya selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dan hari ini saya membuktikannya,” katanya. Dominasi Beterbiev di kelas berat ringan semakin terlihat jelas, dan banyak yang memprediksi ia akan terus meraih kesuksesan di masa mendatang.

Kemenangan Beterbiev langsung mendapat reaksi positif dari penggemar dan kritikus tinju. Banyak yang memuji teknik dan strategi bertarungnya yang efektif. “Pertarungan ini menunjukkan betapa luar biasanya Beterbiev. Dia tahu kapan harus menyerang dan bertahan,” komentar seorang analis tinju terkenal.

Setelah kemenangan ini, Beterbiev menyatakan keinginannya untuk mempertahankan gelar dan menantang petinju-petinju terbaik lainnya di kelasnya. “Saya ingin menghadapi tantangan baru dan memperlihatkan kepada dunia bahwa saya layak mendapatkan semua sabuk ini,” ujarnya. Fans kini menantikan siapa lawan selanjutnya yang akan dihadapi Beterbiev.

Kemenangan Artur Beterbiev atas Dmitry Bivol menegaskan posisinya sebagai salah satu petinju terhebat di kelas berat ringan saat ini. Dengan koleksi empat sabuk juara, ia siap untuk melanjutkan karier gemilangnya dan menantang petinju lainnya dalam kompetisi yang semakin ketat.

Pertarungan Epik: Beterbiev VS Bivol, Duel Sensasional Arena Tinju

Dunia tinju internasional sedang bersiap menyambut pertarungan yang sangat dinantikan antara dua petinju kelas berat, Artur Beterbiev dan Dmitry Bivol.

Duel ini diharapkan akan menjadi salah satu pertarungan tinju paling spektakuler dalam beberapa tahun terakhir, dengan keduanya dikenal sebagai petinju berbakat dan dominan di divisi mereka.

Pertarungan ini akan mempertemukan dua keahlian dan strategi bertinju yang sangat berbeda, menambah ketegangan dan antusiasme para penggemar tinju di seluruh dunia.

Artur Beterbiev, petinju asal Rusia, adalah pemegang gelar juara dunia IBF dan WBC di kelas ringan. Dengan rekornya yang tak terkalahkan dan kemenangan KO yang mencolok, Beterbiev dikenal sebagai petinju yang sangat kuat dan agresif.

Dia memegang rekor 19-0 dengan 19 kemenangan KO, menjadikannya salah satu petinju paling ditakuti di divisinya. Keberhasilan Beterbiev tidak hanya terletak pada kekuatan pukulannya, tetapi juga pada teknik dan ketahanan fisiknya yang luar biasa.

Di sisi lain, Dmitry Bivol adalah juara dunia WBA di kelas ringan. Bivol dikenal karena kecepatan dan tekniknya yang sangat baik, serta kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai gaya bertinju.

Dengan rekor profesional 21-0, Bivol telah membuktikan dirinya sebagai salah satu petinju teratas di dunia. Kemenangannya melawan beberapa petinju top dunia menunjukkan bahwa dia memiliki semua alat yang diperlukan untuk menghadapi Beterbiev dalam pertarungan yang menegangkan ini.

Menjelang pertarungan, kedua petinju telah menunjukkan keseriusan dalam persiapan mereka. Beterbiev dan timnya telah fokus pada memperbaiki teknik dan strategi untuk memaksimalkan kekuatan pukulannya, sementara Bivol mempersiapkan diri dengan latihan yang mengasah kecepatan dan ketepatannya.

Pertarungan ini diharapkan akan menampilkan pertempuran strategis antara kekuatan dan kecepatan, dengan kedua petinju berusaha untuk menambah prestasi mereka di ring.

Penggemar tinju di seluruh dunia sangat antusias menantikan pertarungan ini, yang diyakini akan menjadi salah satu duel terbesar tahun ini.

Dengan kedua petinju memiliki keterampilan dan rekam jejak yang mengesankan, banyak yang percaya bahwa pertarungan ini akan menjadi tontonan yang luar biasa.

Harapan tinggi disematkan pada pertarungan ini untuk memberikan momen-momen epik dan menunjukkan kehebatan tinju pada level tertinggi.