Pada Jumat malam, 28 Februari 2025, waktu Amerika Serikat, Denver Nuggets kembali menunjukkan kualitas permainan luar biasa mereka. Setelah bermain dua hari berturut-turut, Nuggets seolah semakin panas dan siap menghadapi tantangan besar. Tim yang dikenal dengan permainan cepat dan efektif ini berhasil mengalahkan Detroit Pistons, yang saat itu tengah dalam performa terbaiknya dengan delapan kemenangan beruntun, dengan skor meyakinkan 134-119.
Jamal Murray tampil sebagai bintang utama bagi Denver dengan menyumbangkan 31 poin, termasuk lima tembakan tiga angka yang presisi. Di sisi lain, Nikola Jokic, yang selalu menjadi andalan tim, memberikan kontribusi besar dengan mencetak 23 poin, 17 rebound, dan 15 asis. Kemampuan Jokic untuk mengontrol permainan benar-benar terlihat, terlebih dengan 11 tembakan gratis yang berhasil ia manfaatkan.
Pemain muda Christian Braun turut mencuri perhatian dalam pertandingan ini dengan performa gemilang. Ia mencetak 23 poin, berhasil memasukkan 10 dari 14 tembakan, banyak di antaranya berasal dari umpan-umpan matang yang diberikan oleh Jokic dan Murray. Sementara itu, Michael Porter Jr. menunjukkan kebangkitan luar biasa setelah performa buruknya di pertandingan sebelumnya melawan Milwaukee. Porter mencetak 28 poin dan 9 rebound, dengan akurasi tembakan luar biasa, memasukkan 6 dari 7 tembakan dari luar garis tiga poin. Pelatih Michael Malone mengapresiasi penampilan Porter dengan mengatakan, “Michael adalah penembak hebat, dia pasti akan kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya.”
Ini merupakan kali ke-17 dalam musim ini Denver Nuggets mencetak lebih dari 130 poin dalam satu pertandingan, menyamai rekor Memphis Grizzlies sebagai tim yang paling sering mencetak angka tinggi di NBA. Dengan rekor 11-1 dalam pertandingan yang dilangsungkan pada malam kedua berturut-turut, Nuggets memegang rekor terbaik di liga untuk kategori ini. Performa cemerlang Denver tidak hanya terlihat dalam mencetak poin, namun juga dalam akurasi tembakan. Mereka rata-rata mencetak 125,1 poin per pertandingan dengan persentase tembakan 52,9%, yang merupakan yang terbaik di NBA pada pertandingan back-to-back.
Di sisi lain, meskipun Malik Beasley tampil baik dengan 16 poin sebagai pemain keenam, performa para pemain inti Detroit Pistons sangat jauh dari harapan. Cade Cunningham, meskipun bermain penuh, hanya mencetak 11 poin dengan 3 tembakan dari 12 percobaan, serta hanya mengumpulkan 5 asis dan 3 rebound. Pistons tampaknya tidak dapat menemukan jawaban untuk serangan cepat dan taktis dari Nuggets, yang dominan sepanjang pertandingan. Di kuarter pertama, Nuggets mencetak 39 poin, dan berhasil mempertahankan dominasi di kuarter ketiga dengan mencetak poin yang sama. Mereka memasuki kuarter keempat dengan keunggulan 107-87, dan meskipun Pistons berusaha mengurangi defisit, mereka tidak pernah benar-benar mendekat.
Pistons, yang sebelumnya mencatatkan rekor positif 9-3 di bulan Februari, harus menelan kekalahan besar pada laga ini. Meski begitu, Detroit tetap bangga dengan pencapaian mereka di bulan Januari dan Februari yang menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Mereka akan melanjutkan perjalanan dengan menghadapi Brooklyn Nets pada hari Sabtu, sementara Denver Nuggets akan mengakhiri perjalanan tandang mereka dengan pertandingan melawan Boston Celtics pada hari Minggu.
Kemenangan ini semakin menegaskan kualitas permainan Nuggets, yang tidak hanya bisa bermain efektif, tetapi juga menjaga ketahanan fisik dalam pertandingan berturut-turut. Ke depannya, Nuggets diprediksi akan terus bersaing ketat di papan atas NBA dengan performa seperti ini.