Author Archives: Minori

https://hementeslimat.com

Real Madrid Punya Raja Baru! Mbappe Salip Rekor Ronaldo

Kylian Mbappe kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia. Pemain asal Prancis itu tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 Real Madrid atas Villarreal, Minggu (16/3/2025) dini hari WIB.

Brace cepat yang dicetak Mbappe dalam waktu enam menit bukan hanya mengamankan tiga poin bagi Los Blancos, tetapi juga mengukir sejarah baru. Ia berhasil melampaui rekor gol Ronaldo Nazario dalam musim debutnya bersama Real Madrid.

Pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu (2002/2003), Ronaldo Nazario mencetak 30 gol di semua kompetisi. Kini, dengan tambahan dua golnya ke gawang Villarreal, Mbappe telah mengoleksi 31 gol, menjadikannya sebagai salah satu debutan tersubur dalam sejarah klub.

Yang menarik, Mbappe merayakan pencapaiannya ini dengan selebrasi ikonik Cristiano Ronaldo, “Siiuu”, seolah mengisyaratkan bahwa ia siap menjadi bintang utama di Real Madrid.

Lampaui Rekor Legenda, Mbappe Masih Mengejar Ronaldo dan Puskas

Sejak didatangkan ke Real Madrid pada musim panas 2024, Mbappe langsung menunjukkan ketajamannya. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu musim, 31 gol telah ia lesakkan di berbagai ajang.

Dengan torehan ini, Mbappe bukan hanya melampaui rekor Ronaldo Nazario, tetapi juga mulai mendekati catatan legenda lain seperti Cristiano Ronaldo, Alfredo Di Stefano, dan Ferenc Puskas.

Selain itu, pemain berusia 26 tahun ini juga menjadi pemain pertama yang mencetak 31 gol di bawah asuhan Carlo Ancelotti dalam musim debutnya. Hal ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai striker paling mematikan saat ini.

Dampak Besar bagi Real Madrid dalam Perebutan Gelar La Liga

Kemenangan atas Villarreal menjadi sangat penting bagi Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga musim ini. Pasalnya, tiga poin tambahan membuat mereka kembali ke puncak klasemen.

Namun, persaingan masih ketat. Barcelona dan Atletico Madrid terus membayangi dengan selisih poin yang tipis. Apalagi, Los Blancos telah memainkan dua pertandingan lebih banyak dibanding rival terdekatnya.

Carlo Ancelotti berharap Mbappe bisa terus mempertahankan performa impresifnya untuk membantu Real Madrid meraih gelar musim ini. Jika sang bintang terus tampil tajam, bukan tidak mungkin ia akan mencetak lebih banyak rekor dan membawa timnya meraih kejayaan di Spanyol maupun Eropa.

Ruben Amorim Penuh Harap Menantikan Aksi Memukau Mason Mount di Manchester United

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengungkapkan keyakinannya terhadap Mason Mount yang diyakini bakal menjadi sosok penting bagi tim. Amorim percaya bahwa jika dalam kondisi fit, Mount bisa menjadi pembeda bagi Setan Merah di sisa musim ini.

Musim Kedua yang Penuh Tantangan

Mason Mount kini memasuki musim keduanya di Old Trafford setelah bergabung dari Chelsea pada 2023 dengan biaya transfer yang cukup besar. Namun, sejak kedatangannya, ia belum bisa memberikan kontribusi maksimal akibat cedera yang kerap menghantuinya. Minimnya waktu bermain membuat ekspektasi terhadapnya belum sepenuhnya terwujud.

Meski begitu, Amorim tetap optimis dengan potensi yang dimiliki gelandang asal Inggris tersebut. Dalam wawancaranya dengan MUTV, Amorim menyampaikan rasa percaya dirinya terhadap Mount.

“Saya sudah pernah mengatakan bahwa saya sangat menyukai Mason Mount. Saya tahu bahwa ia sedang dalam masa yang sulit sekarang, tapi saya yakin dia punya sesuatu yang spesial untuk tim ini,” ujar Amorim.

Talenta Istimewa yang Bisa Mengubah Permainan

Menurut Amorim, Mount adalah pemain dengan talenta luar biasa yang sangat dibutuhkan dalam skema permainannya. Ia percaya, jika diberikan kesempatan bermain secara reguler dan dalam kondisi fit, Mount bisa memberikan dampak besar bagi tim.

“Saya percaya penuh kepada Mason Mount, karena dia adalah tipe pemain yang sangat kami butuhkan dalam tim ini,” tambah Amorim.

“Dia sudah pernah memenangkan trofi Eropa dalam kariernya, dan dia memiliki kualitas yang mampu membuat perbedaan di pertandingan-pertandingan besar.”

Fokus Menjaga Kondisi Fisik

Sadar akan sejarah cedera yang dialami Mount, Amorim bersama tim medis Manchester United kini tengah berupaya keras untuk menjaga kondisi fisik sang gelandang agar tetap prima. Ia meyakini bahwa jika Mount bisa tetap fit sepanjang musim, maka pemain berusia 25 tahun itu akan menjadi salah satu aset berharga bagi tim.

“Dia melakukan segalanya dengan benar. Pola makannya terjaga, kondisi fisiknya juga sangat baik. Saya rasa masalahnya lebih ke arah mental, karena dia terlalu banyak berpikir dan itu mungkin sedikit menghambatnya,” jelas Amorim.

“Kami di sini selalu memberikan dukungan penuh kepadanya. Jadi, kami akan melakukan segala cara agar dia bisa tetap bugar dan menghindari cedera lebih lanjut, terutama karena kami juga tengah menghadapi banyak masalah cedera dalam skuad,” pungkasnya.

Siap Comeback Akhir Pekan Ini

Dalam kabar terbaru, Amorim mengonfirmasi bahwa Mason Mount akan kembali bermain pada akhir pekan nanti. Mantan bintang Chelsea itu akan mendapatkan kesempatan tampil beberapa menit dalam laga melawan Leicester City.

Mount diperkirakan akan bermain selama 5-10 menit sebagai bagian dari proses pemulihan dan adaptasi kembali ke ritme pertandingan. Ini menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar Manchester United, yang berharap Mount bisa segera kembali ke performa terbaiknya dan menjadi sosok kunci di lini tengah tim.

🔴⚽ Akankah Mason Mount kembali bersinar di bawah asuhan Ruben Amorim? Menarik untuk dinantikan!

Meskipun Luka Doncic Memukau, Bucks Berhasil Menang

Pada Kamis malam (13/3), Luka Doncic menunjukkan performa luar biasa saat Los Angeles Lakers bertemu dengan Milwaukee Bucks di Fiserv Forum, Milwaukee. Meski Doncic mencatatkan 45 poin yang impresif, upaya kerasnya masih belum cukup untuk memberikan kemenangan bagi timnya. Milwaukee Bucks berhasil mengalahkan Lakers dengan skor 126-106, menahan keperkasaan Doncic meski ia tampil luar biasa sepanjang pertandingan.

Luka Doncic menjadi bintang utama dalam pertandingan ini dengan mencetak 45 poin dan 11 rebound. Penampilannya di babak pertama sangat dominan, dengan 29 poin yang membuat Lakers sempat mengimbangi permainan. Catatan 45 poin tersebut menyamai rekor tertingginya di musim ini dan menjadi yang terbanyak sejak ia bergabung dengan Lakers, menunjukkan betapa besar dampaknya bagi tim. Namun, meski penampilan impresif Doncic, kekuatan tim tuan rumah tetap terlalu tangguh.

Di pihak lain, Giannis Antetokounmpo kembali tampil gemilang untuk Bucks. Pemain asal Yunani tersebut menyumbangkan 24 poin, 12 rebound, dan 9 assist, mengatur jalannya pertandingan di saat-saat krusial. Damian Lillard juga memberi kontribusi besar dengan 22 poin, 10 assist, dan 6 rebound, sementara Brook Lopez menambah 23 poin untuk memastikan kemenangan tim tuan rumah. Kevin Porter Jr. juga memberikan sumbangan 22 poin, membuat kekuatan Bucks semakin sulit dibendung.

Bucks sendiri berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun yang mereka alami sebelumnya. Meskipun Lakers berusaha memberikan perlawanan, mereka hampir tertinggal sepanjang pertandingan. Di kuarter ketiga, Antetokounmpo menjadi kunci utama saat mencetak 10 poin dalam laju 24-7 yang memperlebar keunggulan timnya, membawa Bucks menjauh dari 76-70 menjadi 100-77. Upaya keras Lakers untuk mengejar pun gagal, meski mereka sempat membuat pertandingan semakin sengit di beberapa kesempatan.

Kondisi cedera yang melanda beberapa pemain Lakers juga memberikan dampak signifikan. Tanpa keunggulan tinggi badan yang biasanya mereka miliki, Lakers pun terpaksa memberikan lebih banyak menit permainan kepada beberapa pemain cadangan seperti Alex Len, Christian Koloko, serta pemain veteran Markieff Morris.

Meskipun hasil akhir tidak berpihak pada Lakers, penampilan Doncic yang semakin membaik menjadi sorotan utama. Setelah memulai kiprahnya yang agak lambat dengan hanya mencetak rata-rata 21 poin per pertandingan di tujuh pertandingan pertama, Doncic kini telah menunjukkan performa yang lebih konsisten dengan rata-rata 32 poin per pertandingan di bulan Maret ini. Bagi para penggemar Lakers, meski kalah, mereka bisa merasa senang melihat Doncic semakin nyaman dengan tim barunya.

Kini, Lakers akan melanjutkan perjalanan mereka dengan bertandang ke Denver Nuggets pada hari Jumat. Di sisi lain, Milwaukee Bucks akan menghadapi Indiana Pacers pada hari Sabtu mendatang.

Dengan penampilan mengesankan yang terus ditunjukkan oleh Luka Doncic, Lakers diharapkan akan lebih kuat di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Namun, kemenangan tetap menjadi prioritas utama, dan mereka harus segera bangkit dari hasil yang kurang memuaskan kali ini.

Masa Depan Rashford di MU Suram? Amorim Dapat Dukungan Ratcliffe

Co-owner Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, memberikan tanggapan terkait keputusan pelatih Ruben Amorim yang meminjamkan Marcus Rashford ke Aston Villa pada bursa transfer musim dingin lalu. Menurut Ratcliffe, langkah yang diambil Amorim adalah keputusan yang tepat dan rasional.

Seperti yang diketahui, hubungan antara Rashford dan Amorim sempat memanas di awal musim. Pelatih asal Portugal itu mengistirahatkan Rashford dari skuad utama Manchester United selama satu bulan penuh, karena dianggap tidak menunjukkan komitmen dan performa maksimal dalam latihan. Kondisi ini berujung pada keputusan peminjaman Rashford ke Aston Villa pada Januari 2025, di mana pemain muda Inggris tersebut kini tampil cemerlang bersama tim asal Birmingham tersebut.

Menyikapi situasi ini, Sir Jim Ratcliffe mendukung penuh langkah Amorim dalam mengambil keputusan tersebut. “Saya sepenuhnya mendukung apa yang telah dilakukan Ruben,” ujar Ratcliffe dalam wawancaranya dengan BBC Sports. Menurutnya, seorang pelatih memiliki hak penuh untuk memilih pemain yang ia rasa memberikan kontribusi terbaik bagi tim, baik di dalam maupun luar lapangan.

Ratcliffe menegaskan bahwa sebagai pelatih, Amorim berhak untuk mendepak pemain yang tidak menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam setiap sesi latihan. Ia menambahkan bahwa kemenangan tim merupakan prioritas utama, dan pemain yang tidak memiliki sikap tersebut harus siap menghadapi konsekuensinya. “Ruben ingin tim yang dipenuhi pemain yang berkomitmen penuh untuk meraih kemenangan. Ia tidak akan mentolerir siapapun yang tidak berbagi visi dan semangat yang sama,” ujar Ratcliffe dengan tegas.

Sebagai pemilik klub, Ratcliffe tidak melihat keputusan Amorim sebagai masalah. Ia menilai pelatih memiliki wewenang penuh atas ruang ganti dan segala keputusan terkait skuad, termasuk pemilihan pemain yang layak berada di tim utama. “Ruben sedang membangun budaya baru di dalam tim, dan itu membutuhkan pemain yang sepenuhnya setuju dan berada dalam satu visi dengannya,” tambahnya.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Marcus Rashford mungkin akan dijual secara permanen oleh Manchester United pada bursa transfer musim panas yang akan datang. Nilai jualnya diperkirakan berada di kisaran 50 juta pounds, yang tentu saja akan menjadi peluang bagi klub-klub lain untuk mendatangkan pemain berpotensi besar ini.

Dengan situasi yang terus berkembang, banyak yang penasaran bagaimana masa depan Rashford akan terungkap di musim depan, sementara itu, langkah Amorim dan kebijakan kepemilikan yang diterapkan oleh Sir Jim Ratcliffe menunjukkan bahwa Manchester United berkomitmen untuk menjaga kesatuan visi dan budaya tim dalam upaya mereka meraih kesuksesan.

Liverpool Kembali Diperkuat Pembobol Gawang Real Madrid, PSG Wajib Siaga!

Liverpool menerima kabar baik menjelang laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang akan digelar di Anfield, Rabu (12/3/2025) dini hari. Cody Gakpo, penyerang andalan mereka, telah kembali berlatih setelah absen cukup lama akibat cedera pergelangan kaki yang membekapnya. Kembalinya Gakpo ke sesi latihan tentu memberikan angin segar bagi tim besutan Arne Slot, yang kini tengah bersiap mempertahankan keunggulan agregat 1-0 dari pertemuan pertama di Parc des Princes.

Gakpo terakhir kali bermain sebagai starter dalam laga derbi melawan Everton yang berakhir imbang 2-2 pada 13 Februari lalu di Goodison Park. Sejak saat itu, dia terpaksa melewatkan enam pertandingan berturut-turut untuk fokus pada pemulihan cedera. Namun, kehadirannya kembali di lapangan latihan membawa harapan baru bagi Liverpool dalam melangkah ke perempat final Liga Champions.

Meski demikian, meskipun sudah kembali berlatih, Gakpo kemungkinan besar belum akan tampil sebagai starter di leg kedua ini. Pemain asal Belanda tersebut masih dalam proses pemulihan fisik agar bisa kembali mencapai performa terbaiknya. Namun, kehadirannya di bangku cadangan tetap menjadi tambahan kekuatan penting bagi tim yang juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Newcastle di final Carabao Cup akhir pekan ini.

Di lini depan, dua posisi hampir dipastikan akan diisi oleh Mohamed Salah dan Luis Diaz, sementara posisi penyerang tengah masih menjadi pilihan sulit bagi Arne Slot, yang kini harus memilih antara Darwin Nunez atau Diogo Jota.

Meski tidak menjadi starter reguler, performa Gakpo musim ini tetap luar biasa. Pemain berusia 25 tahun tersebut telah mencetak 16 gol di semua kompetisi, termasuk tiga gol di Liga Champions. Salah satu gol terpentingnya terjadi pada laga melawan Real Madrid pada November 2024 lalu, di mana Gakpo mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Liverpool di Anfield.

Dengan kembalinya Gakpo, Liverpool kini memiliki ancaman baru bagi PSG yang berambisi membalikkan keadaan dan lolos ke babak perempat final. Liverpool akan berharap bahwa dengan tambahan kekuatan ini, mereka bisa menambah keunggulan dan meraih kemenangan di leg kedua yang sangat krusial.

Liverpool & Newcastle Bersaing Dapatkan Kingsley Coman

JAKARTA – Kingsley Coman, winger andalan Bayern Munchen, kini menjadi sorotan sejumlah klub besar Eropa, khususnya dari Premier League. Menurut kabar yang beredar, dua klub besar Inggris, Liverpool dan Newcastle United, dilaporkan tertarik untuk mendatangkan pemain asal Prancis tersebut.

Coman, yang telah menjadi bagian integral dari Bayern Munchen sejak 2015, memiliki sejarah panjang bersama klub raksasa Jerman tersebut. Selama bertahun-tahun, pemain berusia 27 tahun ini telah meraih 19 gelar juara, termasuk satu gelar Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub, serta delapan gelar Bundesliga.

Perjuangan Coman di Bayern Munchen

Namun, setelah lebih dari satu dekade mengabdi di Bayern, Coman kini menghadapi masa sulit. Pada musim 2024/2025 ini, ia kesulitan mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Meskipun telah mencatatkan 32 penampilan, Coman hanya diandalkan sebagai starter dalam 15 pertandingan. Meski demikian, kontribusinya tidak bisa dianggap remeh dengan total enam gol dan empat assist yang sudah ia sumbangkan sepanjang musim ini.

Perburuan di Premier League: Liverpool dan Newcastle Terdepan

Sesuai dengan kontraknya, Coman masih terikat dengan Bayern Munchen hingga 2027. Namun, situasi sulit yang ia hadapi musim ini membuka peluang bagi pemain asal Prancis tersebut untuk mencari petualangan baru pada musim panas 2025.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Liverpool dan Newcastle United telah mengidentifikasi Coman sebagai target transfer potensial. Laporan dari Caught Offside mengungkapkan bahwa Bayern bisa saja melepas Coman jika ada tawaran sekitar 45 juta euro. Meski demikian, baik Liverpool maupun Newcastle belum memulai negosiasi resmi dengan pemain yang telah mengoleksi beberapa gelar bergengsi bersama Bayern.

Arsenal Juga Tertarik?

Selain Liverpool dan Newcastle, Arsenal sebelumnya juga dikabarkan tertarik untuk merekrut Coman. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai minat Arsenal terhadap pemain berusia 27 tahun tersebut, jika Bayern benar-benar membuka peluang untuk melepasnya.

Dengan kontrak yang masih tersisa beberapa tahun dan karier yang sudah mengantongi banyak prestasi, Coman berpotensi menjadi salah satu bintang yang paling dicari pada bursa transfer mendatang. Kini, tinggal menunggu apakah Liverpool, Newcastle, atau bahkan Arsenal yang berhasil meyakinkan sang winger untuk pindah ke Premier League.

Kinerja Gemilang, Raphinha Dapat Pengakuan Sebagai Kandidat Ballon d’Or

Performa cemerlang Raphinha, pemain sayap yang kini memperkuat Barcelona, terus mencuri perhatian dunia sepak bola. Pemain berusia 28 tahun ini tak hanya berhasil menunjukkan kualitas luar biasa di level klub, namun juga menunjukkan kemampuan hebatnya di Timnas Brasil, menjadikannya salah satu talenta terbaik Brasil saat ini. Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, Raphinha semakin tak tergantikan di lini serang Barcelona, menunjukkan konsistensi yang luar biasa.

Menjadi Pahlawan di Liga Champions

Nama Raphinha kembali menjadi sorotan publik setelah aksinya yang menentukan kemenangan Barcelona di ajang Liga Champions. Dalam laga sengit melawan Benfica, gol tunggal yang dicetaknya memastikan tiga poin penuh bagi Blaugrana. Aksinya itu tak hanya memastikan kemenangan timnya, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci yang memiliki peran vital di dalam skuat Barcelona.

Memikat Pelatih Timnas Brasil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Raphinha tak hanya mengukir prestasi gemilang di level klub, namun juga kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Brasil dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia mendapat kesempatan untuk tampil dalam pertandingan penting melawan Kolombia dan Argentina. Keputusan ini mendapat sambutan hangat, mengingat performanya yang semakin matang dalam beberapa bulan terakhir.

Pelatih Timnas Brasil, Dorival Junior, memberikan pujian tinggi kepada Raphinha setelah ia menunjukkan kualitas terbaiknya. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Rio de Janeiro, Dorival bahkan menyebut Raphinha sebagai kandidat Ballon d’Or tahun ini. Pernyataan ini sangat menggembirakan, terlebih mengingat kritik yang sempat diterimanya setelah Copa América.

“Raphinha adalah salah satu kandidat Ballon d’Or. Setelah beberapa kritik yang ia terima di turnamen sebelumnya, kini dia membuktikan bahwa dirinya layak dianggap sebagai pemain terbaik,” ujar Dorival.

Fleksibilitas dan Peran Krusial di Lapangan

Keistimewaan Raphinha tak hanya terletak pada ketajamannya dalam mencetak gol. Pelatih Dorival Junior juga menyoroti betapa fleksibelnya sang winger di atas lapangan. Kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi, baik sebagai pemain sayap kiri atau kanan, maupun sebagai second striker, membuatnya semakin berharga bagi tim. Bahkan, Raphinha sempat dimanfaatkan sebagai bek sayap dalam beberapa pertandingan penting, menunjukkan betapa dinamisnya peran yang bisa ia jalani.

Dengan 25 gol dan 18 assist yang tercatat dalam 40 pertandingan bersama Barcelona musim ini, Raphinha tengah menikmati periode terbaik dalam karier sepak bolanya. Jika ia mampu mempertahankan performa tersebut, tak menutup kemungkinan ia akan menjadi pesaing kuat dalam perburuan Ballon d’Or 2025. Selain itu, ia semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain Brasil terbaik di era modern.

Dengan kontribusi besar di level klub dan internasional, Raphinha kini menjadi salah satu nama yang tak bisa diabaikan dalam dunia sepak bola global.

Superior! Thunder Raih Kemenangan Ketiga Beruntun atas Grizzlies

Oklahoma City Thunder melanjutkan performa gemilang mereka dengan meraih kemenangan kelima berturut-turut setelah mengalahkan Memphis Grizzlies dengan skor 120-103 di FedEx Forum. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor kemenangan mereka, tetapi juga memastikan Thunder meraih tempat di postseason.

Thunder tampil dominan sejak awal dan hampir mencetak lebih dari 30 poin di setiap kuarter. Momentum pertandingan berbalik pada pertengahan kuarter kedua, ketika Thunder berhasil merebut kendali permainan. Meski Grizzlies berusaha keras mengejar, mereka tidak mampu memangkas selisih lebih dari empat poin hingga akhir kuarter pertama (64-59).

Pada babak final, Thunder kembali melarikan diri dengan mencatatkan keunggulan hingga 21 poin. Keberhasilan ini didukung oleh permainan rapi Thunder yang hanya mencatatkan 11 turnover, menjadikan mereka tim dengan turnover paling sedikit di liga dengan 11,2 turnover per pertandingan.

Sebaliknya, Grizzlies dipaksa melakukan 16 turnover yang berhasil dimanfaatkan oleh Thunder menjadi 17 poin. Meskipun kedua tim mengumpulkan 46 poin dari paint area, Grizzlies kesulitan menembus pertahanan Oklahoma City dengan hanya mencatatkan akurasi 37/91 tembakan.

Thunder tidak hanya unggul di lini pertahanan, tetapi juga di sektor serangan. Tim ini menembak dengan sangat efisien, mengonversi 44 tembakan dari 87 percobaan, dengan 15 tembakan tiga angka yang menghujam pertahanan Grizzlies. Lima pemain Thunder mencatatkan persentase tembakan di atas 50 persen, sebuah pencapaian luar biasa bagi tim ini.

Shai Gilgeous-Alexander (SGA) tampil sebagai bintang pada pertandingan ini dengan mencetak 41 poin dari 14/25 tembakan dan 10/10 tembakan bebas. Pemain asal Kanada tersebut juga menyumbang 8 asis, 2 rebound, dan 2 steal dalam waktu 34 menit bermain. Keperkasaan SGA membawa Thunder meraih kemenangan besar atas Grizzlies.

Tidak hanya SGA, pemain lainnya juga memberikan kontribusi signifikan. Jalen Williams menambah 20 poin, 9 asis, 5 rebound, dan 2 steal, sementara Isaiah Hartenstein mencatatkan 10 poin, 15 rebound, 9 asis, dan 2 steal. Aaron Wiggins dari bangku cadangan juga tampil gemilang dengan 16 poin dari 6 tembakan, sementara Jaylin Williams menambah 13 poin dan 4 rebound, dengan catatan sempurna dalam 4 tembakan tiga angka.

Di pihak Grizzlies, kembalinya Ja Morant setelah dua pertandingan absen akibat cedera bahu memberikan dampak positif, dengan mencetak 24 poin dan 6 asis. Desmond Bane dan Scotty Pippen Jr. masing-masing mencetak 15 poin, sementara Brandon Clarke mencatatkan 13 poin dan 11 rebound.

Dengan rekor kemenangan 51-11, Thunder kini nyaman berada di puncak klasemen Wilayah Barat, sementara Grizzlies tertinggal di posisi keempat dengan 38-24. Thunder telah mengalahkan Grizzlies dalam tiga pertandingan terakhir musim ini, dan masih berpeluang untuk melakukan sapu bersih. Pertemuan terakhir antara kedua tim di musim reguler akan berlangsung pada 28 Maret mendatang.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Oklahoma City Thunder sebagai kandidat kuat untuk meraih posisi puncak Wilayah Barat menuju postseason NBA 2025.

Trofi Bukan Segalanya! Ruben Amorim Fokus Bangun Fondasi Tim

Manchester – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa membangun tim yang solid dan berkelanjutan jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar gelar dalam satu musim. Pernyataan ini ia sampaikan menjelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad.

Setan Merah baru saja mengalami kekecewaan usai tersingkir dari Piala FA setelah kalah dalam drama adu penalti melawan Fulham. Kini, satu-satunya peluang mereka untuk meraih trofi sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan adalah dengan menjuarai Liga Europa.

Meski tekanan semakin besar, Amorim lebih memilih untuk berfokus pada penguatan tim dalam jangka panjang ketimbang hanya mengincar gelar dalam waktu singkat.

“Kami Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar”

Walaupun Liga Europa menjadi satu-satunya kesempatan United untuk meraih gelar musim ini, Amorim menegaskan bahwa ada aspek yang lebih krusial yang perlu diperhatikan.

“Semua orang melihat Liga Europa sebagai peluang terakhir kami untuk memenangkan sesuatu musim ini, terutama karena ada kaitannya dengan tiket Liga Champions. Namun, bagi saya, ada hal yang lebih penting dari itu,” ujar Amorim.

Menurutnya, United perlu fokus pada pembangunan fondasi tim yang lebih kuat agar bisa bersaing di level tertinggi dalam jangka panjang. Ia meyakini bahwa pendekatan ini akan memberikan dampak yang lebih besar bagi klub dibandingkan kemenangan sesaat.

Fokus pada Masa Depan Klub

Amorim memahami bahwa sebagai pelatih, ia memiliki tanggung jawab untuk berusaha meraih trofi dalam setiap kompetisi yang diikuti. Namun, ia menegaskan bahwa membangun tim dengan struktur yang kokoh adalah prioritas utama.

“Kami tentu ingin bersaing untuk setiap gelar, tetapi saat ini kami tengah merancang sesuatu yang bisa bertahan lebih lama dibandingkan trofi di musim ini,” tambahnya.

Pelatih asal Portugal tersebut juga mengaku tetap percaya diri meskipun United sedang mengalami periode sulit. Ia yakin bahwa manajemen klub memahami proses yang sedang dijalankan dan mendukung visi jangka panjangnya.

Dengan pendekatan ini, Amorim berharap Manchester United bisa kembali menjadi kekuatan dominan di Eropa, bukan hanya untuk satu musim, tetapi untuk bertahun-tahun ke depan.

Juventus Tundukkan Verona, Thuram Pecahkan Kebuntuan Gol

Juventus berhasil mengamankan tiga poin penting usai menundukkan Hellas Verona dengan skor 2-0 dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium, Selasa (4/3/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini ditentukan oleh gol Khephren Thuram dan Teun Koopmeiners, sekaligus membawa Bianconeri kembali ke posisi empat besar klasemen sementara Serie A.

Dominasi Juventus Berbuah Kemenangan

Sejak awal pertandingan, Juventus tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 77 persen. Tim asuhan Massimiliano Allegri terus menekan pertahanan Verona, namun solidnya lini belakang tim tamu membuat mereka kesulitan mencetak gol. Juventus tercatat melepaskan 27 tembakan ke arah gawang, dengan sembilan di antaranya mengarah tepat sasaran.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73 lewat aksi gemilang Khephren Thuram. Gelandang asal Prancis itu sukses memanfaatkan umpan dari Andrea Cambiaso untuk menaklukkan kiper Verona. Gol ini menjadi titik balik bagi Juventus yang akhirnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan lebih leluasa.

Tak berselang lama, Teun Koopmeiners menggandakan keunggulan pada menit ke-85. Sepakan akuratnya dari luar kotak penalti memastikan kemenangan 2-0 bagi Juventus. Gol ini sekaligus mengunci tiga poin penting yang menjaga asa mereka untuk finis di zona Liga Champions.

Thuram Jadi Pahlawan, Juventus Makin Percaya Diri

Khephren Thuram menjadi bintang dalam laga ini. Selain mencetak gol pembuka, gelandang 23 tahun itu tampil impresif dalam mengatur serangan Juventus. Ia mengaku sangat puas dengan hasil ini, terutama karena Verona dikenal sebagai tim dengan pertahanan yang kuat.

“Penting bagi kami untuk bisa mencetak gol lebih dulu karena Verona bertahan dengan sangat rapat. Kami senang akhirnya bisa menambah gol kedua dan memastikan kemenangan,” ujar Thuram dalam wawancara dengan Sky Sport Italia dan DAZN.

Dalam perayaan golnya, Thuram melakukan selebrasi yang mirip dengan sang kakak, Marcus Thuram, yang saat ini bermain untuk Inter Milan.

Juventus Kembali ke Empat Besar, Kejar Tiket Liga Champions

Tambahan tiga poin ini membawa Juventus naik ke peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 52 poin dari 27 pertandingan. Mereka berhasil mengungguli beberapa pesaing di bawahnya yang juga memburu tiket ke Liga Champions.

Meski masih tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, kemenangan ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi skuad asuhan Allegri. Dengan masih banyak laga tersisa di musim ini, Juventus masih memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara atau setidaknya mengamankan posisi di zona Liga Champions.

Hasil ini juga menjadi sinyal positif bagi Juventus jelang laga-laga berikutnya. Kemenangan atas Verona menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di sisa musim.